Resensi Buku Teknik Ujian Efektif

  1. Identitas Buku
Judul Buku              : Teknik Ujian Efektif
Peresensi                 : Ruth Hosianna
Penulis                     : Femi Olivia
Penerbit                  : Elex Media Komputindo
Tahun Penerbitan  : 2011
Tebal Buku              : 140 halaman
Bahasa                     : Indonesia

    2. Sinopsis Buku

 Buku ini adalah buku dimana kita di ajarkan Kiat-kiat khusus secara efektif dan berisi tips dan trik yang menarik oleh Femi Olivia dalam seri Tools for Study Skills yang salah satunya berjudul Teknik Ujian Efektif yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

     Femi Olivia adalah penulis buku best seller, mahasiswa lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Biologi. Kini ia tinggal dibekasi, dan sekarang aktif menulis buku parenting seputar “Cara Mendampingi Anak Belajar” di Elex Media Komputindo. Femi juga mendirikan “Pangkalan Ide” sebuah bengkel (tempat)  penulisan buku kesehatan.

     Dalam seri Tools for Study Skills ini berisi berbagai pengetahuan tentang kiat-kiat yang harus dilakukan saat menghadapi ujian. Seperti Cerdas dalam menanggapi stres. Ketika seseorang merasa stres, system saraf simpatetik akan segera mengaktifkan proses sekresi atau pengeluaran hormon-hormon stres seperti hormon noradrenalin dan adrenalin.

     Dampak yang akan ditimbulkan akan menghambat proses berfikir yang terjadi di bagian korteks, dan ini membuat proses berfikir pun hanya bisa terjadi di salah satu bagian otak saja. Jika dibiarkan dalam jangka panjang akan membuat seseorang merasa lemah dan tidak efektif. Hal ini bias berakibat fatal bagi masa depan, seperti tinggal kelas atau tidak lulus.

     Sesuai dengan judul buku ini “Teknik Ujian Efektif”. Dalam buku ini akan dibahas tuntas bagaimana persiapan intelektual, fisik, dan emosional kita saat mengasah “senjata” saat bertempur diarena ujian. Dengan begitu, ujian bias dihadapi dengan lebih percaya diri. Lagipula ujian merupakan sesuatu yang tidak bias dihindari saat menempuh pendidikan. Jadi setiap pelajar harus berusaha “tahan banting” menghadapi ujian.

     3. Kelebihan Dan Kekurangan

Buku ini memiliki banyak kelebihan seperti mengajarkan kepada para pelajar untuk bersikap rileks saat ujian berlangsung, sampai berakhirnya ujian dengan berbagai teknik yang inovatif. Mulai dari teknik yang sering kita lakukan seperti tersenyum hingga teknik baru dengan mengandalkan imajinasi atau visualisasi. Sehingga menimbulkan rasa nyaman dan senang saat menghadapi ujian. Dengan begitu otak akan lebih mudah memanggil pelajaran yang tersimpan saat ujian berlangsung.

     Bukan hanya itu saja, buku ini memiliki metode-metode yang sangat bermanfaat bagi pelajar untuk memudah dalam revisi pelajaran, yang menurut sebagian banyak siswa-siswi begitu sulit, karena melelahkan otak dan juga menguras tenaga dalam merangkum. Karena buku ini dirancang bagi para pelajar, sehingga isinya yang begitu ringkas, dengan bahasa yang mudah dimengerti membuat buku ini terlihat dinamis.

     Buku ini juga menampilkan gambar yang unik dan menarik, sehingga pembaca tidak mudah bosan dalam membaca buku ini. Belum lagi buku ini menjelaskan karakteristik umum gaya belajar seseorang dan memberikan saran belajar yang sesuai dengan setiap karakter gaya belajar seseorang.

     Namun, selain buku ini memiliki banyak kelebihan dari buku-buku parenting lainnya yang telah terbit, buku ini juga memiliki sisi kekurangan. Diantaranya tidak dilengkapinya biografi penulis, sehingga pembaca tidak dapat mengetahui secara lengkap identitas penulis. Akan  tetetapi penulis memaparkan alasan penyelsaian buku ini, sehingga para pembaca dapat mengetahui latar belakang penyelsaian buku ini.

     Selain itu ada beberapa kata yang digunakan sering diulang. Tetapi tetap saja sang penulis menutupinya dengan contoh-contoh cerita yang digambarkan oleh penulis agar para pembaca, terutama pelajar dapat memahami sekaligus mengerti sehingga dapat mempraktikannya secara langsung seperti keinginan utama penulis dalam penyelsaian buku ini.

     Buku ini sangat cocok bagi para siswa yang duduk di kelas 4 – 6 (usia 10 – 12 tahun) sekolah dasar untuk menghadapi UASBN sampai siswa SMA untuk menghadapi Ujian Nasional (UN). Namun tidak tertutup kemunkinan buku ini dapat dipelajari oleh Mahasiswa yang ingin menghadapi ujian. Ingat bahwa TIDAK ADA KATA TERLAMBAT untuk mempelajari sesuatu apa pun.

Tinggalkan komentar